Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Berikut materi E-book Architecture berjudul:
Berikut adalah poin-poin utama yang terkandung di dalam dokumen/buku ini:
Core Layer: Menjadi fondasi/tulang punggung (backplane) berkecepatan tinggi yang menangani lalu lintas data masuk dan keluar dari Data Center. Lapisan ini menggunakan protokol routing Layer 3 (seperti OSPF atau EIGRP) untuk memastikan pengiriman data tanpa single point of failure (SPOF).
Aggregation Layer: Lapisan perantara yang menghubungkan Access Layer ke Core Layer. Tempat dipasangnya modul layanan penting (Layer 4–7) seperti Firewall, Server Load Balancing (SLB), SSL Offloading, dan Intrusion Detection System (IDS). Lapisan ini memproses lalu lintas data antar-server (server-to-server traffic).
Access Layer: Tempat server terhubung secara fisik ke jaringan. Mendukung berbagai jenis bentuk server, seperti rack server (1RU/2RU), blade server, klaster server, hingga mainframe.
Multi-Tier Model: Model paling umum untuk aplikasi bisnis/enterprise (seperti Web, ERP, CRM). Berdasarkan pemisahan aplikasi menjadi 3 tingkatan (tiers):
Web Tier (menangani interaksi pengguna/HTTP).
Application Tier (proses logika bisnis).
Database Tier (penyimpanan data). Pemisahan ini dilakukan baik secara fisik maupun logis (menggunakan VLAN) untuk keamanan dan performa.
Server Cluster Model: Diperuntukkan bagi komputasi kinerja tinggi (High-Performance Computing / HPC, High-Throughput Computing / HTC, dan Grid Computing) tempat banyak server saling terhubung untuk pemrosesan paralel.
Keamanan: Penerapan firewall (seperti modul Cisco FWSM), pencegahan serangkaian serangan DoS/DDoS, dan segmentasi lalu lintas menggunakan VLAN/Private VLAN.
Optimasi Beban: Teknik Load Balancing untuk mendistribusikan lalu lintas secara merata ke server farm.
SSL Offloading: Memindahkan proses enkripsi/dekripsi SSL dari server ke perangkat khusus agar beban kerja server berkurang.
Desain Redundansi: Mengatur perangkat sakelar (switches), modul, dan jalur kabel secara ganda agar sistem tetap berjalan jika ada satu komponen yang rusak.
Manajemen NIC Teaming: Penggunaan Network Interface Card (NIC) ganda pada server untuk redundansi koneksi.
Redundansi Default Gateway: Implementasi protokol redundansi seperti HSRP/VRRP pada Aggregation Layer.
Desain Spanning Tree Protocol (STP): Mencegah terjadinya perulangan lalu lintas jaringan (bridging loops) pada domain Layer 2 serta menjaga stabilitas topologi.
Tata Letak Fisik: Panduan manajemen pengabelan (cabling design), pemilihan rak (cabinet layout), dan efisiensi kepadatan port (port density) di ruang server.
Anda akan membutuhkan buku ini,

Comments
Post a Comment
Kami sangat berterimakasih atas saran dan masukan positif yang membangun dari pihak pembaca.
Best Regards,
Beranda | Arsitektur